#jsscprmdht
Saat pertama kali aku melihat dia hari itu, aku sudah berbohong beberapa kali terhadap Tuhan. Aku bilang, senyumannya waktu itu tak akan berarti apa-apa. Aku bilang, gempa kecil di dalam perutku hanya lapar biasa. Padahal aku sendiri tau, bahwa sebenarnya aku mengenang dirinya sepanjang waktu. Karena dia, aku jadi ingin mengulang waktu. Dan suatu hari, kami bertemu lagi. Di saat berbeda, tetapi tetap dengan perasaan yang sama. Perasaanku melayang ke langit ketujuh karena dapat bertemu lagi dengan dirinya. Jantungku berdetak lebih cepat seolah hendak meledak ketika berada di dekatya. Apakah aku bisa sedetik saja berhenti memikirkan dirinya? Aku tak tahu harus berbuat apa. Aku jatuh cinta, tetapi ragu dan malu untuk menyatakannya. Saat memejamkan mata, aku membayangkan surga, bahagia saat dicintaimu, juga saat mencintaimu. Semuanya terasa begitu indah, terasa sempurna. Seperti cerita cinta sepanjang masa, aku bersyukur takdir membuatku jatuh cinta padamu. Namun semakin lama mata ini terpejam, air mata malah jatuh secara perlahan-lahan. Aku menangis, kini teringat setiap perih yang ditorehkan dustamu di hatiku. Tak sekali dua kali aku mencoba membuat pembenaran, menciptakan alasan bahwa kau mungkin tak bersungguh-sungguh melukaiku. Kau bahkan tak mencoba membela dirimu. Kau menundukkan kepala, membisu begitu saja. Dan kini, lihat saja, aku bahkan menertawai diriku sendiri, Betapa ironisnya hidup ini, sayangku. Kau yang selalu bisa membuatku tertawa justru menjadi orang pertama yang paling bisa membuatku menangis tak bersuara.
Prepare for the worst in everything
Kenapa orang merasa sakit saat terjatuh? Karena sebelumnya dia tidak pernak berpikir akan jatuh. Kalau kita telah mempersiapkan diri untuk jatuh, pada saat kita benar-benar jatuh, rasa sakitnya tidak akan seberapa.
Tak ada yang lebih menyakitkan daripada menatap kedua mata orang yang kamu cintai, lalu menemukan bayangan orang lain terpantul disana.
Dinda Mutiara Sukma Prastika #party #sweet17 #best